A partir de agora, somos Elev8
Somos mais do que apenas uma corretora. Somos um ecossistema completo de trading — tudo que você precisa para analisar, operar e crescer está em um único lugar. Pronto para aprimorar seu trading?
Somos mais do que apenas uma corretora. Somos um ecossistema completo de trading — tudo que você precisa para analisar, operar e crescer está em um único lugar. Pronto para aprimorar seu trading?
Greenback bertahan pada posisi defensif versus mata uang Jepang pada hari Rabu, mendorong USD/JPY ke area 105,60 dan mendekati posisi terendah YTD di sekitar 105,20 (2 Maret).
Safe haven Jepang mengumpulkan daya tarik ekstra hari ini setelah sentimen risk-off kembali ke pasar sebagai tanggapan atas pengunduran diri penasihat ekonomi Gedung Putih (dan pro-perdagangan) Gary Cohn.
Investor menganggap Cohn sebagai lini pertahanan terakhir sebelum penerapan tarif impor baja dan aluminium AS, yang baru-baru ini diumumkan oleh Presiden Trump. Keberangkatan Cohn tidak hanya membuka pintu bagi kemungkinan perang dagang global namun juga telah mengekspos kekacauan yang terjadi di administrasi Trump.
Pergerakan naik di JPY telah seiring dengan turunnya imbal hasil catatan 10 tahun AS, yang mencerminkan permintaan akan aset yang lebih aman. Faktanya, imbal hasil turun ke lingkungan 2,84% sebelum rebound saat ini ke sekitar 2,87%.
Selanjutnya, USD akan menjadi fokus menjelang publikasi laporan ADP, Trade Balance untuk bulan Januari dan Beige Book Fed serta pidato oleh Fed Atlanta, Raphael Bostic (pemilih, sentris) pada prospek ekonomi. Di jepang, angka PDB Kuartal 4 diperkirakan besok menjelang pertemuan BoJ yang dijadwalkan pada hari Jumat.
Saat penulisan pasangan ini kehilangan 0,55% pada 105,55 dan penembusan 105,25 (rendah 2 Mar.) akan mengarah ke 102,54 (rendah November 2016) dan kemudian 101,15 (rendah 9 Nov.2016). Di sisi lain, penghalang langsung pada 106,44 (SMA 10 hari) kemudian 107,09 (SMA 21 hari) dan akhirnya 107,92 (tinggi 21 Feb.).